Warung Bu Nardi Sumberwuluh Jadi Primadona Lauk Pauk Buka Puasa
- Mar 10, 2026
- SAMSUL ARIFIN
selama bulan suci Ramadhan 2026, suasana sibuk tidak hanya terlihat di masjid atau musholla, tetapi juga di dapur-dapur produksi kuliner lokal. Salah satu yang paling menonjol adalah Warung Bu Nardi, sebuah unit usaha kuliner keluarga yang terletak di jantung Desa Sumberwuluh. Warung ini mendadak menjadi pusat perhatian warga karena selalu "kebanjiran" pesanan lauk pauk setiap harinya menjelang waktu berbuka puasa.
Fenomena ini mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat desa yang kini lebih praktis namun tetap mengutamakan cita rasa rumahan. Warung Bu Nardi yang sudah melegenda di wilayah Sumberwuluh Tengah ini, kini dikelola dengan sentuhan yang lebih modern oleh Erna, pemilik sekaligus pengelola generasi saat ini.
Sejak pukul 14.00 WIB, aroma harum tumisan bumbu, gorengan ikan, hingga sayur lodeh khas pedesaan sudah tercium kuat dari dapur Warung Bu Nardi. Puluhan kantong plastik berisi pesanan lauk pauk tampak berjajar rapi di atas meja panjang, siap untuk diambil oleh pemesannya atau dikirim oleh kurir.
Erna menuturkan bahwa lonjakan pesanan di bulan Ramadhan tahun ini cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Banyak warga yang memilih untuk memesan lauk matang daripada harus repot memasak di tengah kepadatan aktivitas harian.
"Alhamdulillah, pesanan tahun ini luar biasa banyak. Kami sangat bersyukur atas kepercayaan warga sekitar. Kebanyakan pelanggan adalah ibu-ibu yang juga bekerja atau warga yang memang ingin praktis saja. Yang sedang malas masak atau tidak sempat karena sibuk, tinggal pesan di kita," ujar Erna dengan raut wajah sumringah saat ditemui di sela-sela kesibukannya membungkus pesanan, Selasa (10/03/2026).
Salah satu kunci sukses Warung Bu Nardi tetap bertahan dan kian ramai adalah konsistensi pada harga dan rasa. Erna menyadari bahwa di tengah situasi ekonomi saat ini, harga yang terjangkau menjadi daya tarik utama. Meskipun harga bahan pokok di pasar mengalami fluktuasi selama Ramadhan, ia berkomitmen untuk tetap menjaga harga di level standar."Harga kami tetap standar, tidak ada kenaikan yang memberatkan. Kami ingin semua warga bisa menikmati buka puasa dengan lauk yang enak tanpa harus menguras kantong," tambah Erna.
Tak hanya itu, Warung Bu Nardi juga beradaptasi dengan teknologi dan kebutuhan mobilitas warga. Mereka menyediakan layanan Delivery Order (DO) atau pesan antar langsung ke rumah pelanggan. Layanan ini menjadi primadona bagi warga yang tidak memiliki waktu untuk keluar rumah atau ingin menghindari kerumunan di pasar takjil.
Beberapa menu yang paling banyak diburu antara lain ayam bumbu rujak, dadar jagung krispi, dan urap-urap sayur segar. Kualitas bahan yang segar dan pengolahan yang higienis menjadi alasan utama mengapa warga Sumberwuluh terus kembali memesan di sini.Salah satu pembeli setia, menuturkan bahwa rasa masakan di Warung Bu Nardi sangat cocok di lidah keluarganya. "Rasanya pas, seperti masakan ibu sendiri. Harganya pun sangat bersahabat, jadi kalau lagi capek pulang kerja, tinggal WA Mbak Erna dan lauk sampai di rumah sebelum adzan Maghrib," ungkapnya.
Keberhasilan Warung Bu Nardi ini menjadi bukti nyata bagaimana UMKM desa mampu menggerakkan roda ekonomi lokal. Dengan pelayanan yang ramah dan inovasi layanan antar, Erna melalui Warung Bu Nardi tidak hanya sekadar mencari keuntungan, tetapi juga membantu memudahkan ibadah warga dengan menyediakan hidangan berbuka yang bergizi dan terjangkau.Bagi warga Desa Sumberwuluh dan sekitarnya yang ingin memesan, disarankan untuk melakukan pre-order sejak pagi hari, mengingat kuota pesanan harian seringkali sudah penuh sebelum waktu ashar tiba.