TK Dharmawanita Sumberwuluh 02 Tanamkan Semangat Perjuangan Lewat Busana Adat

  • Apr 21, 2026
  • SAMSUL ARIFIN

Keceriaan terpancar dari wajah puluhan siswa-siswi TK Dharmawanita Sumberwuluh 02, Kecamatan Candipuro, pada Selasa pagi, 21 April 2026. Halaman sekolah yang biasanya dipenuhi seragam olahraga, hari ini berubah menjadi panggung warna-warni karena para siswa mengenakan berbagai macam pakaian adat Nusantara dalam rangka memperingati Hari Kartini yang ke-147.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini mengusung tema "Meneladani Semangat Kartini, Mewujudkan Generasi Cerdas yang Berkarakter". Tak hanya sekadar berbusana apik, acara ini dirancang untuk mengenalkan nilai-nilai sejarah dan cinta tanah air kepada anak-anak sejak usia dini.Dalam sambutannya, Ibu Ngatmini, salah satu guru  di TK Dharmawanita Sumberwuluh 02, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini bukan sekadar ajang pamer busana. Menurutnya, ada pesan moral yang jauh lebih penting untuk disampaikan kepada para peserta didik.

"Kegiatan hari ini bertujuan untuk mengenalkan secara langsung kepada anak didik kami tentang sosok Ibu Kartini. Kami ingin mereka tahu bahwa bangsa ini memiliki pahlawan wanita hebat yang memperjuangkan pendidikan agar anak-anak seperti mereka bisa bersekolah dengan bebas sekarang," ujar B. Ngatmini di sela-sela acara.

Beliau juga menambahkan bahwa dengan mengenakan pakaian adat, anak-anak diajak untuk mengenal keberagaman budaya di Indonesia. Menurutnya, memori visual anak-anak sangat kuat, sehingga pengalaman mengenakan kebaya atau beskap akan membantu mereka mengingat sejarah perjuangan Kartini dengan lebih menyenangkan.Antusiasme tidak hanya datang dari para siswa dan guru, tetapi juga dari wali murid. Banyak orang tua yang rela bangun lebih pagi untuk merias buah hati mereka. Salah satu wali murid mengungkapkan rasa bangganya melihat sang anak belajar menghargai budaya bangsa.

Pihak sekolah berharap, melalui peringatan ini, semangat emansipasi dan kegemaran membaca yang dimiliki Kartini dapat menular kepada generasi emas di Sumberwuluh. "Kami berharap anak-anak perempuan kami memiliki cita-cita setinggi langit, dan anak-anak laki-laki kami belajar menghormati sesama tanpa membeda-bedakan," tutup Ibu Ngatmini.