RAT Koperasi Merah Putih Sumberwuluh: Ketua Suliadi Jelaskan Alasan Belum Ada SHU

  • Mar 17, 2026
  • SAMSUL ARIFIN

Bertempat di Balai Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, para pengurus dan perintis Koperasi Desa Merah Putih Sumberwuluh berkumpul untuk melaksanakan Musyawarah Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada Selasa, 17 Maret 2026. Pertemuan yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini menjadi momentum penting bagi arah gerak ekonomi desa di masa mendatang.Meskipun dilaksanakan dengan penuh kekeluargaan, rapat berlangsung dengan lancar dan tertib. Agenda utama musyawarah ini adalah penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus serta pemetaan rencana kerja untuk tahun buku 2026. Kondisi Riil dan Transparansi Keuangan

Dalam sambutannya, Ketua Koperasi Desa Merah Putih, Suliadi, memberikan penjelasan yang transparan mengenai kondisi terkini koperasi. Beliau menyampaikan secara jujur bahwa untuk saat ini koperasi memang belum menghasilkan Sisa Hasil Usaha (SHU). Hal ini dikarenakan unit-unit usaha koperasi memang belum beroperasi secara penuh di lapangan."Kami memohon maklum kepada seluruh peserta yang hadir. Saat ini kondisi kita memang belum ada SHU karena kegiatan operasional belum berjalan maksimal. Kita masih dalam tahap pemantapan administrasi dan pengumpulan modal awal," ujar Suliadi di hadapan para anggota.Keanggotaan dan Permodalan Awal

Hingga saat ini, tercatat ada 9 orang anggota yang telah resmi bergabung dan berkomitmen membesarkan koperasi ini. Berdasarkan data administrasi, struktur permodalan yang terkumpul berasal dari:

  • Simpanan Pokok: Sebesar Rp50.000 yang dibayarkan satu kali saat pendaftaran.

  • Simpanan Wajib: Sebesar Rp10.000 yang dibayarkan secara rutin setiap bulan oleh masing-masing anggota.

Meski jumlah anggota masih tergolong kecil, Suliadi menegaskan bahwa kualitas komitmen anggota jauh lebih penting pada tahap awal pembentukan. Iuran yang terkumpul akan menjadi modal dasar untuk memutar roda usaha yang telah direncanakan.Optimisme Menatap Tahun 2026,Meski mengakui adanya tantangan di masa awal, semangat optimisme tetap terpancar dalam musyawarah tersebut. Suliadi menegaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi titik balik bagi Koperasi Desa Merah Putih untuk mulai menunjukkan eksistensinya.

"Insya Allah, tahun 2026 ini kita mulai akan jalan. Kami sudah menyiapkan beberapa skema usaha yang sekiranya cocok dengan kebutuhan warga di Desa Sumberwuluh. Kami berharap dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat agar koperasi ini bisa menjadi pilar ekonomi desa yang mandiri," tambahnya.Kegiatan RAT ini ditutup dengan diskusi interaktif mengenai jenis usaha apa yang paling potensial dijalankan di Kecamatan Candipuro, khususnya di wilayah Sumberwuluh. Melalui musyawarah ini, diharapkan kepercayaan anggota semakin kuat sehingga target untuk menggerakkan unit bisnis di tahun ini dapat terealisasi sesuai jadwal.