Pertemuan Rutin Kader TPK Sumberwuluh: Sinkronisasi Data dan Penguatan Pendampingan Keluarga.

  • Mar 04, 2026
  • SAMSUL ARIFIN

Pertemuan rutin kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) KB Desa Sumberwuluh kembali digelar sebagai bagian dari upaya penguatan program Keluarga Berencana (KB) di tingkat desa. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 4 Maret 2026, pukul 09.00 WIB ini dilaksanakan di Kantor Desa Sumberwuluh dan diikuti oleh 10 kader TPK yang aktif mendampingi keluarga sasaran di wilayah tersebut.

Pertemuan ini menjadi agenda evaluasi rutin terkait pendataan dan pelaksanaan program KB yang telah berjalan selama beberapa bulan terakhir. Evaluasi dilakukan untuk memastikan data keluarga sasaran tetap akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman antar kader mengenai berbagai kendala maupun capaian yang ditemui saat melakukan pendampingan.

Koordinator KB Kecamatan Candipuro, Aprilia, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari siklus pembinaan dan pengawasan program. Menurutnya, pendataan yang valid menjadi kunci utama keberhasilan program KB. “Kegiatan ini sebagai evaluasi rutin kita tentang pendataan KB. Data yang akurat akan mempermudah kita dalam menentukan langkah tindak lanjut, baik dalam pelayanan maupun penyuluhan kepada masyarakat,” ujar Aprilia di hadapan para kader.

Ia juga menekankan bahwa kader TPK memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas keluarga. Melalui pendampingan intensif kepada pasangan usia subur, ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga dengan balita, kader diharapkan mampu memberikan edukasi yang tepat mengenai pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi.

Dalam sesi evaluasi, masing-masing kader menyampaikan laporan singkat terkait hasil pendataan di wilayah binaannya. Beberapa kader mengungkapkan adanya perubahan jumlah pasangan usia subur serta dinamika penggunaan alat kontrasepsi. Ada pula yang melaporkan perlunya pendekatan lebih intensif kepada keluarga yang masih ragu mengikuti program KB.

Selain membahas data, pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi terkait tata cara pengisian formulir pendataan dan pelaporan. Hal ini dilakukan guna meminimalisir kesalahan administrasi serta memastikan sinkronisasi data antara desa dan kecamatan. Aprilia mengingatkan agar setiap kader selalu melakukan verifikasi ulang sebelum menyerahkan laporan, sehingga tidak terjadi perbedaan data saat dilakukan rekapitulasi di tingkat kecamatan.

Suasana pertemuan berlangsung aktif dan komunikatif. Para kader tampak antusias mengikuti setiap sesi diskusi. Mereka saling memberikan masukan dan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan. Kebersamaan dan semangat gotong royong terlihat jelas selama kegiatan berlangsung.

Dengan terselenggaranya pertemuan rutin ini, diharapkan program KB di Desa Sumberwuluh semakin optimal. Evaluasi berkala menjadi langkah penting untuk memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Para kader TPK pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan, sehingga tujuan membentuk keluarga sehat, sejahtera, dan berkualitas dapat terwujud.