Pemdes Sumberwuluh Terima Kunjungan KKP RI, Validasi Lahan Budi Daya Tematik
- Jul 20, 2026
- SAMSUL ARIFIN
SUMBERWULUH – Pemerintah Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, menerima kunjungan krusial dari Tim Verifikasi Lapangan (Verlap) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI pada Senin (20/7/2026). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka verifikasi dan validasi (verval) atas usulan program bantuan pemerintah terkait budi daya perikanan tematik yang diproyeksikan di wilayah tersebut.
Langkah ini menjadi babak penentu untuk memastikan kesiapan teknis, kesesuaian ekologis, serta legalitas hukum lahan sebelum program strategis nasional tersebut resmi digulirkan. Kehadiran tim verifikator dari pusat tersebut disambut langsung oleh jajaran pemerintah desa di titik lokasi yang akan dijadikan pusat pengembangan budi daya.
Sekretaris Desa Sumberwuluh, Samsul Arifin, atau yang akrab disapa Cak Sul, memberikan penjelasan mendalam mengenai urgensi dari agenda peninjauan ini. Menurutnya, kehadiran Tim Verlap KKP merupakan respons cepat sekaligus tahapan lanjutan dari proposal permohonan bantuan yang telah diajukan oleh pemerintah desa beberapa waktu lalu."Verifikasi lapangan yang dilaksanakan hari Senin ini adalah tindak lanjut konkret dari pengajuan bantuan pemerintah untuk program budi daya tematik. Kami di tingkat pemdes bergerak cepat dan berkomitmen penuh menangkap program ini demi mendukung percepatan swasembada pangan, baik di tingkat desa maupun daerah Lumajang secara luas," ujar Cak Sul saat mendampingi tim verifikator di lapangan.
Cak Sul menegaskan bahwa fokus utama dari kedatangan tim verlap kali ini adalah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aset instansi. Tim tidak hanya melihat kelayakan debit air dan kondisi tanah, tetapi secara spesifik melakukan validasi fisik dan administrasi untuk membuktikan status hukum atas kepemilikan aset yang diusulkan sebagai lokasi budi daya."Hari ini agenda utamanya adalah cek lokasi dan validasi lahan. Ini sangat krusial untuk membuktikan secara legal dan faktual apakah lahan yang kami siapkan ini benar-benar milik desa (tanah kas desa) dan bersih dari sengketa dengan pihak mana pun. Kami ingin memastikan aspek legalitasnya klir, sehingga saat bantuan sarana prasarana diturunkan, tidak ada kendala hukum atau sosial yang menghambat," tambah Cak Sul secara tegas.
Program budi daya perikanan tematik dari KKP ini dirancang untuk mengoptimalkan potensi daerah melalui pengelolaan perikanan darat yang modern dan terintegrasi. Bagi Desa Sumberwuluh sendiri, program ini diharapkan menjadi katalisator ekonomi pasca-pemulihan wilayah, menciptakan lapangan kerja baru bagi kelompok pembudi daya lokal, sekaligus meningkatkan angka konsumsi protein hewani masyarakat di kawasan lereng Gunung Semeru.
Di akhir peninjauan, Tim Verlap KKP menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan informasi, kesiapan dokumen administrasi, serta kejelasan batas wilayah yang disajikan oleh Pemerintah Desa Sumberwuluh. Seluruh data, koordinat pemetaan, dan berkas formal yang dikumpulkan pada hari ini akan dibawa ke tingkat kementerian untuk dilakukan analisis akhir sebelum diterbitkannya Keputusan Penetapan Penerima Manfaat.
Pemerintah Desa Sumberwuluh berharap hasil verifikasi lapangan ini memberikan sinyal positif. Dengan sinergi yang kuat antara kebijakan sektor pangan nasional dan kesiapan penuh dari pemerintah desa, Sumberwuluh optimis dapat segera merealisasikan program ini dan tumbuh menjadi salah satu lumbung pangan perikanan andalan di Kabupaten Lumajang