Pastikan Keamanan Warga, Bupati Lumajang Serahkan Dana Tunggu Hunian bagi Korban Erupsi Semeru

  • Feb 25, 2026
  • SAMSUL ARIFIN

Pemerintah Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam menangani dampak pascabencana erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada tahun 2025 lalu. Pada Rabu (25/02/2026), Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang akrab disapa Bunda Indah, secara simbolis menyerahkan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada warga terdampak.

Acara penyerahan bantuan tersebut dipusatkan di Balai Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro. Adapun penerima manfaat kali ini difokuskan kepada 10 orang warga dari wilayah Kajang Kosong, Dusun Kebondeli Selatan, Desa Sumberwuluh, yang hingga kini masih berjuang memulihkan kondisi ekonomi dan tempat tinggal mereka.

Dalam laporannya, Bunda Indah menyampaikan bahwa Dana Tunggu Hunian ini merupakan stimulus bagi warga agar tetap memiliki tempat tinggal yang layak sementara proses pemulihan infrastruktur terus berjalan.Bantuan yang diberikan mencakup biaya sewa atau hunian sementara untuk jangka waktu 6 bulan ke depan. Adapun rincian bantuannya adalah sebagai berikut:

  • Besaran per bulan: Rp600.000,-

  • Total yang diterima: Rp3.600.000,- per kepala keluarga.

"Bantuan ini kami cairkan sekaligus untuk enam bulan agar bapak dan ibu memiliki kepastian tempat tinggal. Totalnya Rp3.600.000. Saya berharap uang ini digunakan dengan bijak dan benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan hunian yang layak bagi keluarga," ujar Bunda Indah di hadapan warga.

Selain menyerahkan bantuan secara finansial, Bupati perempuan pertama di Lumajang ini juga memberikan arahan yang cukup mendalam terkait keselamatan jangka panjang. Beliau menekankan bahwa keselamatan nyawa adalah prioritas utama pemerintah daerah.Bunda Indah menggarisbawahi kondisi wilayah Kajang Kosong yang masuk dalam zona rawan bencana. Dalam sambutannya, beliau meminta kesediaan warga untuk tidak lagi menempati area-area yang secara geografis membahayakan jiwa.

"Saya sangat memohon kepada bapak dan ibu sekalian, terutama yang rumahnya berada di zona merah atau sangat rawan bencana, harus mau untuk dipindah atau direlokasi. Kami menyiapkan tempat yang jauh lebih aman agar di masa depan, saat Semeru menunjukkan aktivitasnya, kita semua bisa tidur dengan tenang tanpa rasa takut," tegasnya.

Penyerahan bantuan ini disambut haru oleh warga Kebondeli Selatan. Bagi mereka, dana ini sangat berarti di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi pasca erupsi. Pihak Pemerintah Desa Sumberwuluh dan Jugosari juga menyatakan akan terus mengawal proses administratif warga agar proses transisi menuju tempat relokasi dapat berjalan lancar tanpa kendala birokrasi.Dengan penyerahan DTH ini, diharapkan beban masyarakat terdampak dapat berkurang, sekaligus menjadi langkah awal bagi percepatan program relokasi hunian tetap yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh penyintas erupsi Semeru.