Ningsih Kader KPM Sumberwuluh Konsisten Kawal Posyandu di Tiap Dusun

  • Mar 11, 2026
  • SAMSUL ARIFIN

SUMBERWULUH – Komitmen untuk menurunkan angka stunting di tingkat desa bukan sekadar slogan bagi Ningsih. Sebagai seorang Kader Pembangunan Manusia (KPM) di Desa Sumberwuluh, Ningsih menunjukkan dedikasi luar biasa dengan memastikan dirinya hadir di setiap kegiatan rutinan Posyandu yang tersebar di seluruh titik "Gerbang Mas" (Gerakan Membangun Masyarakat Sehat).

Kehadiran Ningsih di tengah-tengah masyarakat bukan tanpa alasan. Baginya, setiap jengkal pertumbuhan balita di Sumberwuluh adalah prioritas yang tidak boleh terlewatkan. Dari satu dusun ke dusun lainnya, ia membawa misi besar: memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal dalam pemantauan gizi dan tumbuh kembang.

Dalam setiap giat Posyandu, Ningsih tampak sibuk berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dan kader posyandu setempat. Ia tidak hanya duduk diam, tetapi aktif mengawasi proses penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pemberian makanan tambahan (PMT)."Saya selalu berusaha hadir di setiap rutinan kegiatan Posyandu di masing-masing Gerbang Mas. Kehadiran ini sangat penting untuk memantau langsung bagaimana tingkat stunting anak-anak kita secara real-time," ujar Ningsih di sela-sela kegiatannya. Menurutnya, data yang akurat adalah kunci utama dalam penanganan stunting. Dengan turun langsung ke lapangan, ia bisa mengidentifikasi sejak dini jika ditemukan balita yang berat badannya tidak kunjung naik atau menunjukkan gejala kekurangan gizi kronis.

Selain melakukan pemantauan fisik, Ningsih juga memanfaatkan momentum Posyandu untuk berdialog dengan para ibu. Ia menyadari bahwa stunting seringkali bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga pola asuh dan kurangnya pemahaman mengenai nutrisi penting di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Ningsih kerap memberikan edukasi ringan namun mengena, mulai dari pentingnya ASI eksklusif hingga pengolahan bahan pangan lokal menjadi menu sehat untuk anak. Pendekatannya yang ramah membuat para orang tua merasa nyaman untuk berkonsultasi mengenai kendala kesehatan anak mereka.

Kerja keras yang dilakukan Ningsih dan tim kader lainnya di Desa Sumberwuluh merupakan bagian dari upaya kolektif mendukung program pemerintah pusat dalam menekan prevalensi stunting. Ia optimis bahwa dengan konsistensi dan kolaborasi semua pihak, Desa Sumberwuluh bisa bebas dari ancaman stunting.

"Harapan saya sangat besar, semoga dengan pemantauan rutin yang kita lakukan ini, angka stunting di desa kita terus menurun secara signifikan. Kita ingin anak-anak Sumberwuluh tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan kuat," pungkasnya dengan penuh semangat. Apresiasi pun datang dari warga dan perangkat desa. Keaktifan Ningsih dianggap sebagai penggerak roda kesehatan di tingkat akar rumput. Tanpa lelah, ia membuktikan bahwa peran seorang kader KPM adalah ujung tombak dalam menciptakan perubahan besar bagi masa depan bangsa. Dengan semangat yang tidak luntur, Ningsih terus melangkah, menyusuri setiap gerbang dusun, memastikan bahwa setiap balita mendapatkan haknya untuk tumbuh optimal demi masa depan Sumberwuluh yang lebih cerah.