Laga Perdana Kades Cup 2026: Sengit, Lion FC dan Rooster FC Saling Jual Beli Serangan
- Jun 08, 2026
- SAMSUL ARIFIN
SUMBERWULUH – Atmosfer panas langsung tersaji pada laga perdana pembukaan Turnamen Sepak Bola Kades Cup Desa Sumberwuluh 2026, Senin sore (8/6/2026). Pertandingan yang mempertemukan dua tim tangguh, Lion FC melawan Rooster FC, sukses memukau ratusan pasang mata yang memadati Lapangan Desa Sumberwuluh sesaat setelah seremoni pembukaan oleh Kepala Desa resmi ditutup.
Sejak peluit babak pertama ditiup oleh wasit, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka dan saling jual beli serangan. Lion FC, yang turun dengan kostum kebesaran merah menyala, mencoba mengambil inisiatif serangan lewat sektor sayap. Kecepatan para penyerang Lion FC beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Rooster FC yang dikomandoi oleh bek-bek berpengalaman mereka.
Namun, Rooster FC yang mengenakan jersey Hijau idak tinggal diam. Memanfaatkan strategi serangan balik yang cepat dan terukur, Rooster FC nyaris membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Beruntung, penjaga gawang Lion FC tampil gemilang dan berhasil menepis bola keluar lapangan, yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan dari para suporter.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan justru semakin meningkat. Riuh rendah tabuhan drum dan yel-yel dari masing-masing pendukung di pinggir lapangan membuat atmosfer pertandingan terasa seperti laga profesional. Mengingat turnamen Kades Cup 2026 ini menggunakan sistem gugur, kedua tim tampil habis-habisan karena kekalahan berarti harus angkat koper lebih awal dari kompetisi.
"Ini baru laga perdana, tapi tensinya sudah seperti partai final. Kedua tim sama-sama ngotot dan tidak mau mengalah. Benar-benar hiburan yang luar biasa untuk warga desa," ujar salah satu penonton di tribun darurat.
Beberapa pelanggaran tak terhindarkan akibat ketatnya kawalan antar-pemain, namun kedua tim tetap mampu menjaga kepala dingin dan menjunjung tinggi sportivitas yang sejak awal ditekankan oleh Kepala Desa Sumberwuluh, Bapak Sulhan.
Hingga mendekati menit-menit akhir pertandingan, jual beli serangan masih terus berlanjut. Ketatnya lini pertahanan kedua tim membuat setiap peluang emas gagal dikonversi menjadi gol. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak kedua, skor ketat tetap bertahan dan memaksa pertandingan harus ditentukan lewat drama adu penalti. Laga pembuka ini sukses menjadi standar tinggi bagi pertandingan-pertandingan selanjutnya di Kades Cup 2026