Fadhilah Sholat Tarawih Malam ke 2 Ramadha: Ampunan Untuk Diri dan Orang Tua
- Feb 19, 2026
- SAMSUL ARIFIN
Ramadan menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan selama bulan suci ini adalah salat tarawih. Pada malam kedua Ramadan, terdapat keutamaan (fadhilah) yang begitu agung bagi mereka yang menunaikannya dengan penuh keimanan dan keikhlasan.
Dalam sejumlah riwayat yang beredar di tengah masyarakat, disebutkan bahwa pada malam kedua, orang yang melaksanakan salat tarawih akan diampuni dosa-dosanya serta dosa kedua orang tuanya, apabila keduanya adalah orang mukmin. Keutamaan ini menjadi motivasi tambahan bagi umat Islam untuk tidak melewatkan ibadah tarawih, terlebih di awal-awal Ramadan yang penuh semangat.
Tarawih sendiri merupakan ibadah sunah yang dikerjakan setelah salat Isya selama bulan Ramadan. Sejak masa Nabi Muhammad, salat malam di bulan Ramadan telah dicontohkan, kemudian pada masa Umar bin Khattab pelaksanaannya dilakukan secara berjamaah dan menjadi tradisi yang terus hidup hingga kini di berbagai penjuru dunia Islam.
Keutamaan ampunan bagi diri dan orang tua tentu menjadi kabar yang menggembirakan. Dalam ajaran Islam, berbakti kepada orang tua memiliki kedudukan yang sangat tinggi. Dengan menunaikan salat tarawih secara istiqamah, seorang anak tidak hanya berharap rahmat bagi dirinya, tetapi juga memohonkan kebaikan untuk ayah dan ibunya.
Meski demikian, para ulama mengingatkan agar umat Islam tidak hanya berfokus pada janji pahala semata, tetapi juga pada kualitas ibadah itu sendiri khusyuk, ikhlas, dan sesuai tuntunan syariat. Ramadan adalah madrasah ruhani yang melatih kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial.
Dengan memahami fadhilah malam kedua ini, diharapkan umat Islam semakin bersemangat memakmurkan masjid dan musala dengan salat tarawih. Semoga setiap langkah menuju tempat ibadah dan setiap rakaat yang ditunaikan menjadi sebab turunnya ampunan dan rahmat Allah SWT, baik bagi diri sendiri maupun kedua orang tua tercinta.