Dinas Pariwisata Lumajang Dampingi Pengembangan Desa Wisata Sumberwuluh
- Nov 12, 2025
- SAMSUL ARIFIN
Sumberwuluh, Candipuro – Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang menunjukkan komitmennya dalam memajukan sektor pariwisata berbasis desa melalui kegiatan pendampingan intensif. Kegiatan yang bertajuk “Pendampingan Pengembangan Desa Wisata” ini dilaksanakan di Kantor Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, pada hari Rabu, 12 November 2025.Pendampingan ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan lokal, mengidentifikasi potensi wisata secara lebih mendalam, dan merumuskan strategi pengembangan yang berkelanjutan bagi Desa Wisata Sumberwuluh, yang terkenal dengan daya tarik alamnya, terutama kawasan Kalipinusan Poncosumo.
Acara ini menjadi ajang konsolidasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan pelaku usaha wisata. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan penting dari Dinas Pariwisata Lumajang, yaitu Galih Permadi, S.OR ,selaku Kepala Bidang Destinasi Pariwisata. Kehadiran beliau menegaskan keseriusan dinas dalam mengawal desa-desa yang memiliki potensi wisata tinggi.Dari tingkat kecamatan dan desa, turut hadir Kasi PMD Kecamatan Candipuro, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta seluruh Perangkat Desa Sumberwuluh. Kehadiran tokoh-tokoh ini menunjukkan adanya dukungan politik dan administratif yang kuat dari tingkat desa dan kecamatan.
Pelaku utama pengembangan pariwisata di desa juga hadir lengkap, meliputi Pengurus dan Anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sumberwuluh, serta Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumberwuluh. Sinergi antara Pokdarwis sebagai penggerak sadar wisata dan BUMDes sebagai pengelola ekonomi menjadi kunci utama dalam diskusi ini. Selain itu, Bapak/Ibu Pemilik Usaha Wisata Kalipinusan Poncosumo juga turut diundang untuk memberikan masukan praktis dan memahami arah pengembangan ke depan.
Dalam sambutannya, Galih Permadi, S.OR , Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Lumajang, menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam pengelolaan desa wisata.
“Desa Sumberwuluh memiliki anugerah alam yang luar biasa, terutama di kawasan Kalipinusan Poncosumo. Tugas kita bersama saat ini adalah mengubah potensi alam ini menjadi produk wisata yang terkelola secara profesional dan berkelanjutan,” ujar Galih.
Beliau juga menyoroti perlunya penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal, terutama bagi Pokdarwis dan BUMDes. Menurutnya, BUMDes harus berperan aktif sebagai motor penggerak ekonomi desa, sementara Pokdarwis wajib menjaga kualitas pelayanan dan sapta pesona.
“Kelembagaan harus kuat. Pokdarwis harus aktif, BUMDes harus sehat secara finansial. Karena keberhasilan desa wisata tidak hanya diukur dari banyaknya pengunjung, tapi juga dari kesejahteraan masyarakat desa itu sendiri,” tegasnya lebih lanjut.
Kegiatan pendampingan ini difokuskan pada tiga pilar utama:
-
Penguatan Kelembagaan: Meliputi tata kelola Pokdarwis dan BUMDes, penyusunan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), dan pembagian tugas yang jelas.
-
Identifikasi dan Pengembangan Produk Wisata: Diskusi mendalam mengenai pemanfaatan potensi seperti camping ground, jalur trekking, hingga pengembangan kuliner khas lokal yang dapat menjadi ciri khas Desa Sumberwuluh.
-
Strategi Pemasaran dan Promosi: Pembahasan mengenai pemanfaatan media sosial, kerjasama dengan agen perjalanan, dan partisipasi dalam pameran wisata.
Kasi PMD Kecamatan Candipuro menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dinas Pariwisata, seraya berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dari pihak kecamatan. Sementara itu, perwakilan dari Pokdarwis dan BUMDes Sumberwuluh menyatakan kesiapan mereka untuk menindaklanjuti hasil pendampingan, termasuk segera menyusun masterplan pengembangan wisata Kalipinusan Poncosumo.
Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif, dilanjutkan dengan peninjauan lokasi potensial di sekitar Kantor Desa, menandai dimulainya babak baru dalam pengembangan Desa Wisata Sumberwuluh menuju desa wisata mandiri dan berkelas di Kabupaten Lumajang.