Turis Belanda dan India Ramaikan Festival Rujak Otek di Desa Sumberwuluh

  • Jul 15, 2024
  • SAMSUL ARIFIN

Festival Rujak Otek yang digelar di Kalipinusan Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang pada 14 Juli 2024 menjadi ajang yang tidak hanya menarik minat warga lokal, tetapi juga turis internasional. Kehadiran wisatawan dari Belanda dan India menambah semarak acara, sekaligus menjadi langkah penting dalam mempromosikan wisata dan kuliner Desa Sumberwuluh ke mancanegara.

Cak Sul, Sekretaris Desa Sumberwuluh, menyampaikan kebanggaannya atas kehadiran wisatawan asing dalam festival tersebut. “Alhamdulillah, sudah ada wisatawan asing yang berkunjung. Ini langkah awal kita untuk memperkenalkan potensi wisata yang ada di Desa Sumberwuluh,” ujarnya. Menurutnya, kehadiran turis asing merupakan peluang besar untuk mempromosikan Desa Sumberwuluh sebagai destinasi wisata yang menarik, terutama bagi mereka yang sedang dalam perjalanan menuju Air Terjun Tumpak Sewu.

Desa Sumberwuluh memang memiliki lokasi yang strategis, menjadi jalur yang dilewati oleh wisatawan yang ingin mengunjungi Air Terjun Tumpak Sewu. Dengan menggelar festival seperti Rujak Otek, desa ini berupaya menarik perhatian para pelancong untuk singgah dan menikmati keunikan kuliner lokal. “Kita harus benar-benar mengatur sistem, pengolahan, dan manajemen cara agar mereka mampir ke Desa Sumberwuluh,” tambah Cak Sul.

Festival ini diawali dengan sambutan meriah dari penari maestro, Pak Parmin, yang memukau penonton dengan gerakan yang anggun dan penuh makna. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penampilan tari Gunung Wayang, Tari Godril, dan Tari Topeng Kaliwungu, yang masing-masing menggambarkan kekayaan budaya dan tradisi lokal.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Bu Kepala Dinas, membuka acara secara resmi dan memberikan sambutan hangat kepada seluruh pengunjung dan peserta. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi inisiatif Desa Sumberwuluh dalam melestarikan tradisi melalui Festival Rujak Otek. Beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi daya tarik wisata yang akan meningkatkan perekonomian lokal.

Salah satu momen yang paling dinanti dalam festival ini adalah sesi "Nguleg Rujak Bersama-sama", di mana para pengunjung diundang untuk meracik rujak otek secara langsung. Ini memberikan pengalaman autentik bagi pengunjung, termasuk wisatawan asing yang penasaran dengan proses pembuatan rujak otek.

Festival ini diikuti oleh 34 penjual rujak dari seluruh Desa Sumberwuluh, yang masing-masing menampilkan keunikan dan cita rasa khas dalam rujak otek mereka. Panitia telah menyiapkan sekitar 2300 kupon untuk menikmati rujak gratis, dan diperkirakan jumlah pengunjung mencapai 4500 hingga 5000 orang.

Lokasi acara di wisata Kalipinusan Poncosumo semakin menambah daya tarik festival ini. Keindahan alam sekitar berpadu dengan suasana meriah festival, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengunjung.

Kepala Desa Sumberwuluh, Pak Sulhan, menyampaikan bahwa agenda ini akan dijadikan acara tahunan yang rutin dilaksanakan setiap bulan Syuro. Beliau berharap, melalui festival ini, para penjual rujak otek di Sumberwuluh akan semakin dikenal oleh masyarakat luar dan menarik lebih banyak wisatawan ke desa mereka.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, Festival Rujak Otek 2024 tidak hanya menjadi ajang kuliner, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan pelestarian budaya lokal. Diharapkan acara ini terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Sumberwuluh serta Kabupaten Lumajang secara keseluruhan. Kehadiran wisatawan internasional pada festival ini adalah langkah awal yang menjanjikan untuk masa depan pariwisata Desa Sumberwuluh.