Solidaritas Warga Sumberwuluh, Kerja Bakti Bersama di Rumah Korban Pohon Tumbang

  • Nov 14, 2024
  • SAMSUL ARIFIN

Pada Kamis, 14 November 2024, masyarakat Desa Sumberwuluh bersama perangkat desa dan Tim Desa Tanggap Bencana (Destana) mengadakan kegiatan kerja bakti di rumah warga yang terdampak bencana angin kencang dan pohon tumbang pada hari sebelumnya. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan cukup parah di beberapa rumah warga, termasuk rumah milik Tije dan Suliha di Dusun Kebonagung dan Dusun Krajan.

Kerja bakti dimulai pukul 06.30 WIB ,Kepala Desa Sumberwuluh Pak Sulhan yang juga turut hadir dan memberikan pengarahan. Dalam sambutannya, Pak Sulhan menyampaikan rasa prihatin dan dukungan terhadap para korban yang terdampak. “Hari ini kita bersama-sama turun langsung membantu warga yang terkena musibah. Ini adalah bentuk kepedulian dan solidaritas kita sebagai warga Desa Sumberwuluh,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kegiatan kerja bakti ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan rumah-rumah yang rusak dan mengurangi beban korban.

Destana Desa Sumberwuluh yang selalu siap siaga dalam menghadapi situasi darurat turut mengoordinasi dan membantu jalannya kegiatan. Mereka membantu menebang sisa-sisa pohon yang masih berpotensi membahayakan, membersihkan reruntuhan pohon, serta memperbaiki bagian rumah yang rusak bersama masyarakat setempat.

Di rumah Tije, warga dan Tim Destana bahu-membahu memperbaiki dapur yang rusak akibat tertimpa pohon jati yang tumbang. Mereka mengangkat batang pohon yang menimpa bangunan dapur dan membangun kembali bagian yang roboh. Selain itu, kandang ternak yang juga rusak mulai diperbaiki agar hewan ternak dapat kembali ditempatkan dengan aman.

Di rumah Suliha, kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan bagian pagar dan atap rumah yang rusak. Sejumlah warga membantu memperbaiki kerangka atap rumah yang rusak, sementara yang lain membersihkan sisa-sisa kayu dan ranting dari pohon yang tumbang. Dalam kegiatan ini, Suliha mengungkapkan rasa terima kasih kepada warga dan tim yang terlibat. “Kami sangat terbantu dengan kerja bakti ini. Alhamdulillah, berkat gotong-royong, rumah kami bisa segera diperbaiki,” ujarnya.

Selama kegiatan kerja bakti, beberapa warga lainnya juga turut memberikan bantuan berupa makanan dan minuman bagi para peserta. Kebersamaan dan gotong-royong antarwarga tampak sangat terasa, menunjukkan kepedulian tinggi antar sesama dalam menghadapi musibah.

Cak Sul, yang turut aktif dalam kerja bakti ini, mengapresiasi semangat warga yang terlibat. Ia juga mengimbau agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca yang sering berubah-ubah dan berpotensi menimbulkan bencana alam serupa. “Mari kita jaga kekompakan dan kebersamaan ini. Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat semakin siap dan siaga menghadapi situasi darurat,” kata Cak Sul.

Kerja bakti berakhir pada sore hari dengan sebagian besar kerusakan sudah tertangani. Tim Destana dan perangkat desa akan terus memantau situasi dan melakukan evaluasi bersama warga untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa depan. Keberhasilan kegiatan ini menegaskan pentingnya gotong-royong dan solidaritas masyarakat dalam membantu sesama, terutama saat bencana terjadi.