Pengundian Nomor Urut Karnaval Desa Sumberwuluh: Pastikan Keamanan dan Ketertiban
- Jun 29, 2025
- SAMSUL ARIFIN
Sumberwuluh, Candipuro – Suasana antusias dan penuh harap menyelimuti balai desa Sumberwuluh pada malam Minggu, 28 Juni 2025. Agenda penting, yakni Pengundian Nomor Urut Peserta Karnaval, sukses dilaksanakan. Acara ini juga menjadi forum pemaparan strategi keamanan dari pihak Polsek Candipuro dan penjelasan detail dari Ketua Panitia, guna memastikan gelaran karnaval akbar pada 18-19 Juli 2025 berjalan aman, tertib, dan lancar.
Aba Buadi, selaku Ketua Panitia Karnaval, dalam sambutannya menyampaikan harapannya yang besar agar kegiatan karnaval kali ini dapat berjalan dengan sukses tanpa kendala berarti. "Harapan kami, kegiatan karnaval pada tanggal 18-19 Juli 2025 ini berjalan dengan aman dan tertib," tegas Aba Buadi. Pernyataan ini mencerminkan komitmen panitia untuk menyelenggarakan acara yang tidak hanya meriah, tetapi juga bertanggung jawab, mengingat skala dan jumlah peserta yang akan terlibat.
Pentingnya aspek keamanan turut ditekankan oleh Pak Lukito, Kapolsek Candipuro. Beliau secara khusus memberikan arahan kepada seluruh personel keamanan, terutama Satuan Keamanan Desa (SKD) atau petugas keamanan yang akan bertugas. "SKD atau petugas keamanan harus benar-benar menyiapkan keamanannya di titik-titik yang telah ditentukan," pesan Kapolsek Lukito. Ini adalah langkah krusial mengingat karnaval akan menggunakan jalur provinsi, yang notabene merupakan akses vital bagi pengguna jalan lainnya. "Jadi, tidak merugikan pengguna jalan," imbuhnya, menekankan pentingnya manajemen lalu lintas yang baik agar aktivitas masyarakat umum tidak terganggu secara signifikan. Penentuan titik-titik pengamanan strategis menjadi prioritas untuk mencegah kemacetan dan potensi insiden.
Mekanisme pengundian nomor urut peserta karnaval pun telah disepakati bersama dengan musyawarah. Sistemnya cukup unik dan mempertimbangkan berbagai aspek. "Untuk acara pengundian nomor ini sesuai dengan kesepakatan bersama, sistemnya yang lembaga sekolah berangkat dulu, baru umum," jelas panitia. Prioritas diberikan kepada lembaga sekolah, mungkin untuk memastikan kelancaran barisan anak-anak dan remaja. Setelah itu, barisan peserta dari kategori umum akan mengikuti.
Namun, yang menarik adalah penyesuaian jadwal pemberangkatan juga disesuaikan dengan jumlah sub sound system yang disewa. Ini menunjukkan pertimbangan teknis yang mendalam dari panitia. Bayangkan, ada 18 peserta karnaval yang diiringi dengan sound system terkenal, dan bahkan jumlah sub rata-ata 15 sub full lighting. Kehadiran sound system raksasa dengan pencahayaan penuh tentu akan menambah kemegahan dan daya tarik karnaval, namun juga membutuhkan manajemen yang cermat agar tidak terjadi penumpukan atau overlap suara yang mengganggu. Penyesuaian ini bertujuan untuk memastikan setiap peserta mendapatkan waktu dan ruang yang optimal untuk menampilkan performa terbaiknya.