Mempererat Koneksi Seni: Sanggar Tari Song-Songo Menggelar Acara Hari Tari Dunia sebagai Sarana Silaturahmi dan Inspirasi Seniman"

  • Apr 29, 2024
  • SAMSUL ARIFIN

 

Desa Sumberwuluh, 28 April 2024 - Pada hari Minggu, 28 April 2024, Sanggar Tari Song-Songo menggelar acara istimewa untuk merayakan Hari Tari Dunia di Kalipinusan Poncosumo, Desa Sumberwuluh. Dengan tema "Harmoni Seni dalam Pelukan Alam," acara tersebut tidak hanya mempersembahkan berbagai pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi bagi seniman tari dan penggiat seni lainnya.

Sebagai Koordinator Pelaksana acara, Silvia menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mempererat jalinan komunikasi dan kerjasama antara para seniman tari serta penggiat seni dari berbagai latar belakang. "Kami percaya bahwa melalui seni, kita dapat menyatukan perbedaan dan memperkaya pengalaman bersama," ungkap Silvia dengan antusias.

Acara ini menampilkan beragam pertunjukan seni, mulai dari pementasan tari tradisional hingga kesenian Reog yang memukau. Tak hanya itu, live music, live art, dan pameran fotografi juga turut memeriahkan suasana, menambahkan dimensi baru dalam pengalaman seni bagi para pengunjung.

Salah satu peserta acara, Syaif, berbagi kesan positifnya tentang acara ini. "Saya sangat terkesan dengan kegiatan ini, terutama karena dilaksanakan di alam terbuka yang memberikan nuansa yang unik. Namun, tentu saja, saya berharap kedepannya acara semacam ini dapat lebih berkembang lagi, dan kami membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah," ucapnya dengan harapan.

Acara ini juga menjadi wadah bagi para kelompok tari dari berbagai daerah untuk berkumpul dan berbagi keahlian serta pengalaman. Sebanyak 30 kelompok tari dari Lumajang turut serta dalam acara ini, menunjukkan antusiasme dan solidaritas dalam mendukung perkembangan seni tari di daerah mereka.

Meskipun acara ini telah berlangsung dengan sukses, Silvia menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari pemerintah dalam mendukung perkembangan seni dan budaya. "Kami berharap pemerintah dapat memberikan perhatian yang lebih besar lagi kepada seniman dan penggiat seni lokal, sehingga seni dan budaya kita dapat terus berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat," tandasnya.

Acara Hari Tari Dunia yang diselenggarakan oleh Sanggar Tari Song-Songo ini tidak hanya menjadi perayaan seni tari, tetapi juga menjadi momentum penting dalam memperkuat komunitas seniman dan penggiat seni di wilayah Lumajang. Dengan harapan untuk mendapatkan dukungan yang lebih luas dari pemerintah dan masyarakat, para seniman lokal terus berupaya untuk menjaga dan melestarikan warisan seni dan budaya Indonesia.