Koordinasi Destana Sumberwuluh di Masa Tanggap Bencana: Pembagian Tugas dan Pemetaan Risiko Erupsi Semeru

  • Nov 22, 2025
  • SAMSUL ARIFIN

LUMAJANG, 22 November 2025 – Dalam suasana status Level IV (Awas) Gunung Semeru yang masih berlaku, kesiapsiagaan masyarakat di wilayah terdampak menjadi kunci utama penyelamatan. Di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, tim relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) menggelar koordinasi intensif untuk memastikan seluruh aspek mitigasi dan respons berjalan optimal di masa tanggap darurat bencana ini.

Rapat koordinasi yang diadakan pada Sabtu pagi (22/11) ini berfokus pada pemantapan strategi penanganan cepat pasca-erupsi, khususnya ancaman banjir lahar dingin yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Desa Sumberwuluh merupakan salah satu wilayah yang berada di jalur potensi ancaman awan panas guguran (APG) maupun lahar Semeru.

Mengingat status Gunung Semeru yang berada di tingkat tertinggi, seluruh anggota Destana Sumberwuluh kini telah memiliki pembagian tugas yang terperinci dan jelas. Ini bertujuan untuk menghindari kebingungan dan mempercepat waktu respons dalam situasi genting. Pembagian tugas meliputi:

  • Tim Evakuasi dan Penyelamatan: Bertanggung jawab langsung untuk memimpin dan memastikan evakuasi warga dari zona merah ke lokasi pengungsian yang aman.

  • Tim Logistik dan Kebutuhan Dasar: Mengelola dan mendistribusikan bantuan seperti makanan, air bersih, dan selimut di pos pengungsian.

  • Tim Kesehatan: Memberikan pertolongan pertama dan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin bagi pengungsi, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.

  • Tim Keamanan dan Pos Jaga: Bertugas menjaga keamanan pos pengungsian dan pos pemantauan di jalur rawan.

Salah satu fokus utama dari pembagian tugas ini adalah penjagaan di Pos Gladak Perak. Pos ini merupakan titik strategis sekaligus rawan karena menjadi akses vital dan jembatan yang kerap terancam putus akibat banjir lahar dingin dari Besuk Kobokan. Penjagaan di Pos Gladak Perak dilakukan saat hujan tiba untuk memantau ketinggian air sungai dan material vulkanik, serta memberikan peringatan dini (early warning) kepada warga dan pengguna jalan.

Selain pembagian tugas operasional, tim Destana juga merampungkan pemetaan wilayah yang rentan jika terjadi banjir lahar dingin. Pemetaan ini mengidentifikasi rumah-rumah dan jalur evakuasi di Dusun Kebondeli Selatan dan sekitarnya yang paling berisiko tinggi. Data ini menjadi panduan kritis bagi Tim Evakuasi untuk memprioritaskan penyelamatan dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal di zona bahaya. Umar Anangrok, selaku Wakil Ketua Destana Desa Sumberwuluh, dalam pertemuan tersebut menyampaikan seruan tegas kepada seluruh masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi sosial di tengah situasi krisis.

"Gunung Semeru Saat ini sudah tingkat/Level AWAS. Itu artinya ancaman erupsi besar, guguran awan panas, dan lahar bisa terjadi kapan saja. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama untuk sosial, tingkatkan kepedulian. Kita harus saling bergotong-royong, bahu-membahu untuk antisipasi saat bencana datang. Jangan ada yang kembali ke rumah di zona terlarang, patuhi arahan petugas. Solidaritas sosial adalah kekuatan terbesar kita saat ini," ujar Umar Anangrok dengan nada serius.

Di akhir koordinasi, dukungan penuh datang dari Pemerintah Desa Sumberwuluh. Samsul Arifin, selaku Sekretaris Desa (Sekdes) Sumberwuluh, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi para relawan Destana."Semangat pada rekan-rekan Destana dalam bertugas! Ini adalah tugas mulia, tugas kemanusiaan. Di tengah masa tanggap bencana yang penuh tantangan ini, yang paling penting adalah tetap jaga kesehatan dan keselamatan diri masing-masing. Kalian adalah garda terdepan desa ini. Terima kasih banyak atas kerjasamanya yang luar biasa dalam penanggulangan kebencanaan ini," kata Samsul Arifin, memberikan motivasi.

Koordinasi ini menegaskan komitmen Desa Sumberwuluh untuk menghadapi potensi ancaman Semeru secara terstruktur dan terpadu. Dengan pembagian tugas yang terinci, penjagaan pos rawan, dan pemetaan risiko yang akurat, Destana Sumberwuluh siap siaga memitigasi dampak bencana dan melindungi warganya di tengah status Level Awas. Masyarakat pun diimbau untuk selalu mengikuti informasi resmi dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) dan mematuhi imbauan petugas di lapangan.