Kelompok Destana Sumberwuluh Gelar Musyawarah Rutin, Evaluasi Kinerja 2024
- Jan 14, 2025
- SAMSUL ARIFIN
Sumberwuluh – Kelompok Destana (Desa Tangguh Bencana) Desa Sumberwuluh kembali menggelar musyawarah rutin pada awal tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di balai desa ini dihadiri oleh para anggota Destana, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat. Musyawarah ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi kinerja dan kegiatan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2024.
Sekretaris Desa Sumberwuluh, Samsul Arifin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa musyawarah ini merupakan langkah evaluasi yang harus dilakukan secara berkala. “Kegiatan ini kita jadikan sebagai sarana untuk mengevaluasi apa yang telah kita capai selama setahun terakhir, serta merencanakan langkah strategis untuk menghadapi tantangan ke depan. Dengan evaluasi, kita bisa terus memperbaiki dan meningkatkan kinerja kelompok Destana,” ungkap Samsul.
Evaluasi Kinerja dan Program 2024
Dalam musyawarah ini, seluruh program yang telah dijalankan pada tahun 2024 menjadi bahan diskusi utama. Beberapa kegiatan yang menjadi fokus evaluasi meliputi pelatihan mitigasi bencana, simulasi tanggap darurat, sosialisasi kepada masyarakat, dan penyediaan fasilitas pendukung seperti peralatan evakuasi.
Ketua kelompok Destana, Sugiono, menyampaikan bahwa secara umum program yang telah dilaksanakan berjalan dengan baik, meskipun ada beberapa kendala yang perlu diperbaiki. “Kami merasa cukup puas dengan capaian selama 2024, namun ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti partisipasi masyarakat dalam simulasi bencana dan pemeliharaan alat evakuasi,” ujarnya.
Selain itu, musyawarah juga menjadi ajang untuk mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, seperti kurangnya anggaran untuk beberapa program dan perlunya sinergi lebih kuat dengan instansi terkait. Hal ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan untuk perencanaan program pada tahun 2025.
Rencana Program 2025
Melalui diskusi yang dilakukan, beberapa rencana strategis untuk tahun 2025 mulai dirumuskan. Di antaranya adalah peningkatan pelatihan bagi anggota Destana, pengadaan alat tanggap bencana yang lebih memadai, serta memperluas cakupan sosialisasi kepada masyarakat, terutama di daerah yang rawan bencana.
Tidak hanya itu, kelompok Destana juga berkomitmen untuk lebih proaktif dalam menjalin kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan organisasi lainnya. “Kolaborasi yang baik dengan pihak eksternal sangat penting untuk memastikan program yang kita jalankan lebih efektif dan berdampak luas,” tambah Samsul.
Harapan ke Depan
Musyawarah ini diakhiri dengan penyusunan laporan evaluasi dan penetapan agenda tindak lanjut untuk beberapa bulan mendatang. Semua pihak berharap, dengan evaluasi yang menyeluruh dan perencanaan yang matang, kelompok Destana Desa Sumberwuluh dapat semakin tangguh dalam menghadapi potensi bencana.
Samsul Arifin menutup kegiatan dengan harapan besar. “Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjadikan Desa Sumberwuluh sebagai desa yang tangguh dan siap menghadapi bencana. Mari kita tingkatkan sinergi, kerja keras, dan semangat gotong royong untuk mewujudkan hal tersebut,” pungkasnya.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama warga Desa Sumberwuluh untuk terus belajar, berbenah, dan meningkatkan kesiapsiagaan demi keselamatan dan kesejahteraan bersama.