Jamin Keadilan, Panitia Sumberwuluh Terapkan Aturan Ketat Tes Tulis Perangkat Desa
- Oct 09, 2025
- SAMSUL ARIFIN
SUMBERWULUH, LUMAJANG – Menindaklanjuti penetapan enam calon yang berhak mengikuti tahapan selanjutnya, Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa Sumberwuluh pada Kamis, 9 Oktober 2025, secara resmi merilis dan mensosialisasikan Tata Tertib Tes Tulis bagi calon Kaur Perencanaan dan Kepala Dusun Kebonagung. Tata tertib ini dirancang sangat detail dan ketat, menunjukkan komitmen desa untuk menjamin proses seleksi yang jujur, adil, dan transparan.
Ketua Panitia, Yatimah, menegaskan bahwa tujuan utama dari tata tertib yang komprehensif ini adalah menciptakan lingkungan ujian yang bebas dari kecurangan dan memastikan bahwa hasil akhir benar-benar mencerminkan kompetensi terbaik dari para calon.
Beberapa poin krusial dalam tata tertib ini menyoroti kedisiplinan dan larangan ketat:
1. Aturan Disiplin dan Pakaian
Peserta diwajibkan hadir 30 menit sebelum acara dimulai dan melakukan absen paling lambat pukul 08.00 WIB. Mengenai penampilan, calon diwajibkan mengenakan baju putih lengan pendek/panjang (bukan kaos), bawahan warna gelap, dan bersepatu. Keterlambatan, dengan alasan apapun, tidak akan memberikan kompensasi waktu tambahan untuk pengerjaan soal. Bahkan, calon yang datang setelah waktu pengerjaan soal berakhir akan langsung diberikan nilai 0 (Nol).
2. Larangan Benda dan Alat Komunikasi
Untuk memitigasi risiko kecurangan, panitia menerapkan larangan total terhadap segala bentuk alat bantu dan komunikasi. Peserta dilarang membawa alat hitung, alat komunikasi termasuk HP, senjata tajam, makanan, minuman, rokok, dan benda lainnya yang tidak ditentukan oleh panitia. Panitia telah menyediakan tempat penitipan barang yang hanya akan dikembalikan setelah peserta selesai mengerjakan soal.
3. Integritas dan Kepatuhan
Panitia menekankan pentingnya integritas. Sebelum tes dimulai, semua calon wajib menandatangani berita acara pernyataan kesanggupan untuk mengikuti ujian dengan tertib dan menerima seluruh tahapan. Bagi calon yang menolak menandatangani, nilai hasil ujiannya akan dianggap tidak sah (Nol).
Untuk menjamin keacakan, sebelum pengerjaan soal, peserta diwajibkan mengikuti undian penentuan meja/tempat duduk. Selain itu, semua pengerjaan soal harus menggunakan alat tulis yang disediakan oleh panitia.Tata tertib juga mengatur secara rinci metode pengerjaan soal. Tes tertulis akan terdiri dari 100 soal pilihan ganda dengan durasi pengerjaan 60 menit (1 jam). Setiap jawaban yang benar akan mendapatkan Nilai 1, dengan total nilai maksimal 100.Panitia hanya mentoleransi satu kali revisi jawaban. Jika peserta menyilang lebih dari satu jawaban atau tidak menggunakan metode revisi yang ditentukan, jawaban tersebut akan dianggap salah. Selama ujian berlangsung, larangan bercakap-cakap dan segala bentuk indikasi kerja sama ditegaskan secara keras (Pasal 15).Salah satu poin terpenting dalam tata tertib ini adalah pengawasan ketat terhadap pergerakan peserta selama ujian. Apabila peserta izin meninggalkan tempat untuk ke kamar kecil, mereka wajib didampingi dan diawasi langsung oleh Panitia Pengawas dan tidak ada kompensasi waktu pengganti (Pasal 8.a).Bahkan, jika peserta keluar dari area gedung pelaksanaan ujian tertulis karena alasan apapun, baik izin maupun tidak, maka peserta tersebut dinyatakan telah mengakhiri pengerjaan soalnya dan tidak dapat melanjutkannya lagi.Setelah waktu ujian berakhir, proses koreksi akan dilakukan secara serentak oleh korektor yang ditentukan melalui undian. Hasil koreksi sebagai perolehan nilai akan dibacakan secara terbuka berdasarkan urutan meja, disaksikan oleh Panwas Kecamatan.
Ketua Panitia Yatimah menekankan bahwa semua calon bersedia penuh menerima tanpa syarat hasil ujian dan wajib menandatangani berita acara hasil ujian. "Tata tertib ini kami buat untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Kami pastikan prosesnya bersih, dan hanya yang memiliki kompetensi tertinggilah yang akan terpilih sebagai Kaur Perencanaan dan Kasun Kebonagung Sumberwuluh," tutupnya.
Dengan berlakunya tata tertib yang sangat terperinci ini, keenam calon perangkat desa Sumberwuluh kini harus berfokus penuh pada persiapan materi dan menjaga kedisiplinan tinggi di hari pelaksanaan ujian.