Evaluasi Menyeluruh di Sumberwuluh Tengah, Kepala Dusun Bustamil Arifin Tekankan Kebersihan, Keamanan, dan Budaya Kerja Bakti

  • Oct 13, 2025
  • SAMSUL ARIFIN

Sumberwuluh, 10 Oktober 2025 – Kepala Dusun (Kadus) Sumberwuluh Tengah, Bapak Bustamil Arifin, hari ini, Jumat (10/10), memimpin rapat evaluasi internal yang melibatkan seluruh Ketua Rukun Tetangga (RT) di wilayahnya. Rapat tersebut merupakan kegiatan rutin yang difokuskan untuk mengukur dan meningkatkan kinerja lingkungan di 6 RT yang berada di bawah koordinasi satu Rukun Warga (RW).

Bertempat di posko pertemuan Dusun, rapat yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini membahas tiga pilar utama pembangunan lingkungan di tingkat dusun: Kebersihan, Keamanan, dan Penguatan Budaya Kerja Bakti. Bapak Bustamil Arifin, yang dikenal tegas namun humanis, membuka pertemuan dengan mengapresiasi kerja keras para Ketua RT.

"Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi Bapak/Ibu sekalian. Peran RT adalah ujung tombak pemerintahan desa. Namun, evaluasi ini penting agar kita tidak terlena. Kita harus pastikan bahwa Sumberwuluh Tengah menjadi contoh bagi dusun lain dalam hal kualitas lingkungan dan sosial," ujar Bustamil Arifin dalam sambutannya.

Isu kebersihan mendominasi pembahasan awal. Kadus Bustamil secara spesifik menyoroti hasil pemantauan kebersihan mingguan di masing-masing RT. Ia meminta setiap RT untuk melaporkan tantangan spesifik yang dihadapi, mulai dari pengelolaan sampah rumah tangga hingga kebersihan saluran air (drainase).

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar RT telah menerapkan jadwal pembuangan sampah yang teratur. Namun, diakui bahwa RT 03 dan RT 05 masih menghadapi kendala dalam penanganan sampah liar di beberapa titik kosong. Menanggapi hal ini, Kadus Bustamil menginstruksikan agar kedua RT tersebut segera melakukan sosialisasi ulang tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan mencari solusi kolaboratif dengan pihak desa terkait pengadaan bak sampah komunal yang lebih memadai.

"Kebersihan adalah cerminan kita. Saluran air harus lancar, jangan sampai tersumbat dan menimbulkan penyakit. Saya minta semua RT mengaktifkan kembali gerakan 'Jumat Bersih' sebagai komitmen rutin," tegasnya.

Agenda selanjutnya beralih ke masalah keamanan lingkungan. Dusun Sumberwuluh Tengah, dengan jumlah 6 RT, memiliki dinamika sosial yang beragam, sehingga aspek keamanan menjadi prioritas. Evaluasi mencakup efektivitas Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) atau ronda malam.

Ketua RT 01 melaporkan bahwa jadwal ronda berjalan lancar, tetapi mengakui adanya partisipasi warga yang mulai menurun. Di sisi lain, RT 04 berhasil mempertahankan tingkat partisipasi tinggi dengan sistem reward (penghargaan) kecil kepada petugas ronda yang paling aktif.

Menyikapi temuan ini, Kadus Bustamil Arifin menekankan perlunya inovasi dalam pelaksanaan Siskamling. Ia menyarankan agar setiap RT tidak hanya fokus pada pencegahan kriminalitas, tetapi juga pada pengawasan hal-hal kecil seperti lampu penerangan jalan umum yang mati atau tamu yang menginap lebih dari 24 jam tanpa melapor.

"Keamanan itu tanggung jawab bersama. Saya minta Kepala RW untuk berkoordinasi dengan seluruh RT agar sistem ronda diperkuat. Kita tidak ingin kecolongan. Laporkan segera jika ada hal-hal mencurigakan. Kita akan bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas jika diperlukan," jelasnya.

Poin terakhir yang dibahas adalah revitalisasi semangat gotong royong melalui kegiatan kerja bakti. Kadus Bustamil mengungkapkan keprihatinannya terhadap semakin lunturnya budaya kerja bakti di kalangan generasi muda.

Seluruh Ketua RT sepakat bahwa kerja bakti tidak hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga sebagai media untuk mempererat silaturahmi antarwarga. Hasil evaluasi mencatat bahwa RT 02 dan RT 06 menjadi contoh baik dalam konsistensi pelaksanaan kerja bakti setiap bulan, yang tidak hanya melibatkan bapak-bapak, tetapi juga ibu-ibu.

Sebagai tindak lanjut, Kadus Bustamil Arifin memutuskan untuk menetapkan jadwal kerja bakti serentak di seluruh 6 RT setiap hari Minggu minggu pertama per bulan. "Dengan jadwal serentak, kita berharap dampak kebersihan dan kekompakan bisa lebih terasa di seluruh wilayah Dusun Sumberwuluh Tengah. Ini bukan hanya kewajiban, tapi investasi sosial kita," pungkasnya.

Rapat evaluasi ditutup dengan penandatanganan notula kesepakatan oleh seluruh Ketua RT dan RW. Hasil rapat ini diharapkan dapat menjadi panduan kerja bagi perangkat lingkungan di Sumberwuluh Tengah dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan guyub