Dukung Program "Setor Madu", Puskesmas Candipuro Gelar Lomba Cipta Menu PMT di Wisata Kalipinusan
- Sep 02, 2025
- SAMSUL ARIFIN
LUMAJANG - Dalam upaya masif untuk menanggulangi stunting, Puskesmas Candipuro menggelar Lomba Cipta Menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pencegah Stunting. Acara ini diikuti oleh puluhan kader Gerbang Mas (Gerakan Membangun Desa dengan Partisipasi Aktif Masyarakat) dari lima desa di wilayah Puskesmas Candipuro. Kegiatan ini merupakan bagian dari program "Setor Madu" (Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu) yang digagas oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang juga turut hadir dan memantau langsung jalannya acara.
Acara yang berlangsung meriah ini diselenggarakan di kawasan Wisata Kalipinusan, Poncosumo, Desa Sumberwuluh. Lokasi yang asri dan sejuk menambah semangat para peserta untuk berkreasi menciptakan menu-menu sehat dan bergizi. Sejak pagi, aroma sedap masakan sudah tercium dari berbagai sudut area lomba, di mana para kader dengan cekatan meracik bahan-bahan lokal menjadi hidangan yang lezat dan kaya nutrisi.
Menurut Rina, salah satu kader Gerbang Mas dari Desa Candipuro, lomba ini bukan sekadar kompetisi. "Ini adalah ajang bagi kami, ibu-ibu kader, untuk menunjukkan kreativitas dalam menciptakan menu sehat dan bergizi," ujarnya. "Selain itu, kami juga bertukar ilmu dan pengalaman tentang cara mengolah bahan pangan lokal agar disukai anak-anak dan efektif untuk mencegah stunting."
Para juri yang terdiri dari ahli gizi, perwakilan Dinas Kesehatan, dan juru masak profesional, menilai setiap hidangan berdasarkan kriteria gizi, kreativitas, rasa, dan penyajian. Setiap tim mempresentasikan menu andalan mereka, mulai dari bubur jagung yang diperkaya ikan lele, nugget dari sayuran, hingga puding berbahan dasar labu kuning.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang akrab disapa Bunda Indah, tampak antusias mengelilingi setiap meja peserta. Ia berbincang akrab dengan para kader, menanyakan resep, dan memberikan motivasi.
"Kegiatan seperti ini sangat penting dan patut diapresiasi," kata Bunda Indah. "Stunting adalah masalah serius yang harus kita tangani bersama. Saya bangga melihat semangat para kader Gerbang Mas yang berinisiatif menciptakan menu-menu kreatif untuk anak-anak kita. Ini bukti nyata kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat."
Bunda Indah menjelaskan bahwa lomba ini selaras dengan semangat "Setor Madu", di mana pemerintah turun langsung ke tengah masyarakat untuk memastikan program-program strategis berjalan efektif. "Kami tidak hanya ngantor di kecamatan, tapi juga hadir di desa-desa, melihat langsung bagaimana program-program pencegahan stunting ini diimplementasikan di tingkat akar rumput," tambahnya.
Kepala Puskesmas Candipuro, mengungkapkan bahwa ide lomba ini muncul dari keinginan untuk memberdayakan para kader. "Kader adalah garda terdepan dalam pencegahan stunting," jelas dr Eta. "Melalui lomba ini, kami ingin melatih dan meningkatkan kapasitas mereka dalam menyusun menu PMT yang tidak hanya bergizi, tetapi juga menarik dan variatif, sehingga anak-anak tidak bosan."
Di akhir acara, diumumkan para pemenang yang berhasil menciptakan menu terbaik. Namun, jauh dari sekadar kemenangan, semangat kebersamaan dan pembelajaran menjadi esensi dari kegiatan ini. Seluruh resep yang dilombakan akan didokumentasikan dan disosialisasikan kepada masyarakat luas, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi para ibu untuk menyediakan menu sehat bagi anak-anak mereka.
Lomba Cipta Menu PMT Pencegah Stunting ini membuktikan bahwa upaya penanganan stunting dapat dilakukan dengan cara yang kreatif dan partisipatif, melibatkan seluruh elemen masyarakat. Kehadiran Bupati Lumajang juga memberikan dukungan moril yang besar, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi masalah gizi dan mewujudkan generasi Lumajang yang sehat, cerdas, dan unggul di masa depan.