Bupati Lumajang Hadiri Gathering TPP: Evaluasi Kinerja dan Promosi Wisata Kalipinusan

  • Sep 02, 2025
  • SAMSUL ARIFIN

Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti kawasan Wisata Kalipinusan, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, pada hari ini. Ratusan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) se-Kabupaten Lumajang berkumpul dalam acara gathering tahunan yang dikemas santai namun substansial. Acara ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga wadah penting untuk evaluasi kinerja dan pembekalan bagi para pendamping desa. Kehadiran langsung Bupati Lumajang, Indah Amperawati, semakin memperkuat komitmen pemerintah daerah terhadap peran vital TPP dalam pembangunan desa.

Menurut Ainul, salah satu panitia pelaksana, kegiatan ini memiliki dua tujuan utama. "Selain sebagai forum evaluasi rutin bagi para pendamping desa, kami juga ingin mengenalkan Wisata Kalipinusan Poncosumo sebagai salah satu potensi wisata unggulan di Lumajang," jelasnya. "Lokasi ini sengaja dipilih agar para pendamping, yang tersebar di seluruh desa, bisa merasakan keindahan alam Lumajang dan sekaligus mempromosikannya."

Acara dibuka dengan sambutan dari Bupati Lumajang, yang akrab disapa Bunda Indah. Dalam pidatonya, Bunda Indah mengapresiasi kerja keras dan dedikasi para TPP yang telah menjadi garda terdepan dalam mendampingi pemerintah desa. "Peran Anda semua sangat krusial dalam menggerakkan roda pembangunan di tingkat desa," tegasnya. "TPP adalah jembatan antara kebijakan pusat dan kebutuhan di lapangan. Berkat kerja keras Anda, program-program pembangunan desa, mulai dari pengelolaan dana desa hingga pemberdayaan masyarakat, bisa berjalan efektif."


Bunda Indah juga menyoroti pentingnya sinergi antara TPP dan pemerintah desa. Ia berpesan agar para pendamping tidak hanya berperan sebagai pengawas, melainkan juga sebagai fasilitator dan mitra strategis. "Komunikasi yang baik dan kolaborasi yang erat adalah kunci. Dengan begitu, kita bisa bersama-sama mengatasi tantangan dan memaksimalkan potensi yang ada di setiap desa," tambahnya.

Setelah sesi sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi evaluasi dan sharing session. Para koordinator TPP dari masing-masing kecamatan memaparkan capaian dan tantangan yang dihadapi di lapangan. Diskusi interaktif terjadi, di mana berbagai persoalan, seperti kendala teknis dalam pelaporan hingga dinamika sosial di masyarakat, dibahas tuntas. Sesi ini menjadi momen berharga bagi para pendamping untuk saling berbagi pengalaman dan mencari solusi terbaik dari permasalahan yang mereka hadapi.Selain itu, pihak panitia juga menghadirkan narasumber dari dinas terkait untuk memberikan pembekalan dan update terbaru mengenai regulasi dan program pemerintah. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa para pendamping memiliki pengetahuan yang mutakhir dan mampu memberikan pendampingan yang akurat kepada pemerintah desa.

Setelah sesi formal, acara beralih ke sesi kebersamaan yang lebih santai. Berbagai kegiatan outbond dan permainan kelompok diselenggarakan untuk mempererat tali silaturahmi antar-sesama TPP. Keindahan alam Kalipinusan, dengan aliran sungai yang jernih dan pepohonan rindang, menjadi latar yang sempurna untuk menciptakan suasana rileks dan penuh keceriaan. Tawa dan canda terdengar di seluruh area wisata, mencerminkan kekompakan yang terjalin di antara mereka.

Acara gathering ini diakhiri dengan foto bersama. Seluruh peserta mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Mereka tidak hanya mendapatkan bekal pengetahuan dan evaluasi kerja, tetapi juga energi positif untuk kembali bertugas di desa masing-masing. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya membutuhkan perencanaan yang matang, tetapi juga sumber daya manusia yang solid, terampil, dan berdedikasi tinggi, seperti para TPP Kemendes PDTT di Kabupaten Lumajang.