Bank Jatim Lumajang Beri Pelatihan Non-Tunai, Kelola Keuangan Desa Kini Lebih Tertib dan Efisien
- Dec 03, 2025
- SAMSUL ARIFIN
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) Cabang Lumajang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung tata kelola keuangan desa yang transparan dan akuntabel. Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang terintegrasi dengan layanan perbankan atau yang dikenal dengan "Siskeudes Link Desa".
Kegiatan penting ini dilaksanakan secara intensif pada Rabu, 03 Desember 2025, dimulai tepat pukul 08.00 pagi di Loji Cafe, sebuah lokasi yang strategis di Jalan Brantas, Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan Lumajang. Seluruh peserta yang hadir dalam Bimtek ini adalah Operator Siskeudes dan Kaur Keuangan dari berbagai desa se-Kabupaten Lumajang, yang menunjukkan tingginya kesadaran aparatur desa terhadap digitalisasi dan integrasi sistem keuangan.
Bimtek Siskeudes Link Desa ini berfokus pada pelatihan teknis penggunaan aplikasi Siskeudes, khususnya pada fitur-fitur yang terhubung langsung dengan sistem Bank Jatim. Tujuannya adalah untuk mempermudah dan mempercepat proses transaksi keuangan desa secara non-tunai (cashless), mulai dari pencairan dana, pembayaran kepada pihak ketiga, hingga penyetoran pajak. Integrasi ini diharapkan dapat meminimalkan risiko penyelewengan dana, meningkatkan efisiensi waktu, serta memberikan kemudahan dalam pelaporan yang real-time. Apresiasi dari Aparatur DesaSalah satu peserta yang hadir dan memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini adalah Samsul Arifin, Sekretaris Desa Sumberwuluh, yang turut serta mewakili Desa Sumberwuluh."Kegiatan Bimtek Siskeudes Link ini sangat-sangat bermanfaat bagi kami di desa," ujar Samsul Arifin dengan antusias. "Dengan Siskeudes yang sudah nge-link dengan Bank Jatim, proses administrasi keuangan kami menjadi jauh lebih ringkas dan terhindar dari risiko membawa uang tunai dalam jumlah besar. Semua transaksi bisa dilakukan secara digital dan tercatat otomatis dalam sistem."
Menurutnya, sebelum adanya sistem terintegrasi ini, proses pencairan dan pembayaran seringkali memakan waktu. Bendahara desa harus bolak-balik ke bank untuk mencairkan dana dan melakukan pembayaran secara manual, yang berpotensi menimbulkan kesalahan administrasi.
"Kini, begitu Surat Perintah Membayar (SPM) disetujui di Siskeudes, eksekusi pembayaran ke rekening penerima bisa dilakukan dengan cepat dan aman melalui sistem Bank Jatim. Ini adalah langkah maju yang luar biasa untuk transparansi di desa kami," tambahnya.Mendorong Keuangan Desa yang Modern dan AkuntabelPihak Bank Jatim Cabang Lumajang, melalui sambutan yang disampaikan oleh Kepala Cabang, menjelaskan bahwa Bimtek ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bank Jatim untuk mendukung program Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Desa Mandiri dan Sadar Digital. Bank Jatim berkomitmen menjadi mitra utama pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan yang modern dan sesuai regulasi.
"Siskeudes Link adalah solusi komprehensif. Ini bukan sekadar alat, tetapi sebuah ekosistem yang dirancang untuk memastikan setiap rupiah dana desa dikelola dengan prinsip transparan, akuntabel, partisipatif, dan tertib," jelas perwakilan dari Bank Jatim.
Materi yang disampaikan dalam Bimtek ini meliputi:
-
Pengenalan Fitur CMS (Cash Management System) Bank Jatim yang terintegrasi dengan Siskeudes.
-
Simulasi Transaksi Non-Tunai untuk berbagai keperluan, seperti pembayaran gaji perangkat desa, belanja pengadaan barang/jasa, dan transfer Bantuan Langsung Tunai (BLT).
-
Mekanisme Pelaporan Keuangan Real-time yang dihasilkan dari integrasi sistem.
-
Penanganan Kendala Teknis dalam operasional harian.
Para peserta terlihat sangat serius mengikuti setiap sesi pelatihan. Diskusi aktif terjadi, terutama saat sesi praktik dan tanya jawab, di mana Operator Siskeudes dan Kaur Keuangan menyampaikan berbagai tantangan yang mereka hadapi di lapangan.Dengan suksesnya penyelenggaraan Bimtek ini, diharapkan seluruh desa di Kabupaten Lumajang dapat segera mengimplementasikan sistem Siskeudes Link secara maksimal. Integrasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi peningkatan kualitas pengelolaan keuangan desa, yang pada akhirnya akan mempercepat pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Lumajang.